11 Jenis Penyakit Mata dan Penyebabnya

Jenis Penyakit Mata

Mata manusia adalah organ yang bereaksi terhadap cahaya dan memiliki beberapa kegunaan. Sebagai alat indra, mata mamalia memungkinkan untuk penglihatan. Sel batang dan kerucut pada retina memungkinkan persepsi cahaya sadar dan penglihatan seperti diferensiasi warna dan persepsi kedalaman. Namun apabila mata mengalami gangguan tentunya membuat panca indra penglihatan kita akan terganggu dan tidak dapat beraktifitas seperti biasa.

Ada beragam penyakit mata yang harus Anda ketahui, mulai dari penyebabnya hingga penanganannya. Berikut rincian penyakit mata:

1. Ablasio

Penyakit ablasio adalah suatu keadaan lepasnya retina sensoris dari epitel pigmen retina (RIDE). Sebagian besar ablasio retina terjadi akibat adanya satu atau lebih robekan-robekan atau lubang-lubang di retina, dikenal sebagai ablasio retina regmatogen (Rhegmatogenous Retinal Detachment) yang menyebabkan gangguan mata.

Gejala penyakit mata ablasio yang sering dikeluhkan biasanya benda akan terlihat melayang-layang, adanya kilatan cahaya, penurunan tajam penglihatan dan ada semacam tirai tipis berbentuk parabola yang naik perlahan-lahan dari mulai bagian bawah bola mata dan akhirnya menutup.

2. Bufthalmus

Penyakit ini tergolong penyakit mata dengan tekanan bola mata yang meninggi sejak lahir, akibat tekanan bola mata yang meninggi, ukuran bola mata bayi sangat besar. Keadaan ini mengganggu kornea mata.

Penderita takut melihat cahaya, timbul gangguan kelopak mata, kornea membengkak, dan warna kornea menjadi keruh. Segera lakukan upaya untuk mengurangi bendungan cairan bola mata yang membuat tekanan bola mata yang meninggi.

Caranya mengatasi gangguan pada mata ini yaitu melalui operasi sayatan (goniotomy) sesegera mungkin agar perkembangan mata dan ketajaman penglihatan anak tidak sampai terganggu.

3. Blefaritis

Blefaritis ialah suatu peradangan pada kelopak mata sebab terjadinya produksi minyak yang berlebihan, tak dikenal persis kenapa produksi minyak dapat menjadi berlebihan.

Sayangnya kelebihan minyak ini ada di dekat kelopak mata yang juga sering kali didatangi kuman, gejala blefaritis berupa mata merah, nyeri, panas, gatal, basah, ada luka di komponen kelopak mata dan membengkak. Pada sebagian kasus hingga terjadi kerontokan bulu mata.

Ada dua ragam blefaritis adalah blefaritis anterior dan blefaritis posterior, yang pertama adalah peradangan di kelopak mata komponen luar depan adalah di daerah melekatnya bulu mata.

Penyebabnya ialah kuman stafilokokus. Yang kedua ialah peradangan di kelopak mata komponen dalam, adalah komponen kelopak mata yang bersentuhan dengan mata. Penyebabnya ialah kelainan pada kelenjar minyak.

4. Dakriosistitis

Penyebab dakriosistitis ialah penyumbatan yang terjadi pada duktus nasolakrimalis adalah saluran yang mengalirkan air mata ke hidung, elemen alergilah yang menyebabkan terjadinya sumbatan pada saluran hal yang demikian.

Alhasil dari gangguan mata dakriosistitis ialah infeksi di sekitar kantung air mata yang memunculkan nyeri, warna merah dan sembab, pun dapat hingga mengeluarkan abses dan penderita mengalami demam.

Infeksi yang ringan lazimnya akan kencang sembuh walau konsisten ada pembengkakan, sementara yang tergolong parah bisa menyebabkan kemerahan dan penebalan di atas kantung air mata. Sekiranya terus berlanjut akan terwujud kantung abses.

5. Endoftalmitis

Endoflatmitis adalah gangguan padas mata yang berupa infeksi di lapisan komponen dalam mata, sehingga bola mata nanah. Gejalanya berupa mata merah, nyeri, pun hingga mengalami gangguan penglihatan.

Penyakit gangguan penglihatan yang satu ini lazimnya terjadi sebab mata si kecil tertikam sesuatu seperti lidi atau benda tajam lainnya. Infeksi ini cukup berat, sehingga wajib langsung ditangani sebab dapat memunculkan kebutaan.

6. Glaukoma

Glaukoma ditandai dengan pandangan yang mulai melarikan diri dan berkurangnya pandangan ke samping (lebar penglihatan berkurang). Sebelum terjadi kerusakan pada retina dan syaraf mata, karenanya masih ada kans untuk kembali membaik. Sekiranya tak ditangani dengan bagus, gangguan pada mata ini bisa menyebabkan kebutaan.

Seandainya ini disebabkan sebab saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan syaraf mata yang berada di belakang bola mata yang hasilnya syaraf mata tak menerima aliran darah sehingga syaraf mata akan mati.

7. Gonoblenorrhoe

Gangguan mata yang satu ini ialah salah satu penyakit mata yang terjadi pada bayi yang baru lahir sebab ibunya menderita gonorrhoe. Gonorrhoe juga bisa menyerang orang dewasa secara aut infeksi melewati tangan atau handuk.

Gejalanya gonoblenorrhoe ialah mata bayi sembab, nanah, dan tak bisa membuka. Sekiranya tidak seketika ditangani, dalam waktu 3 pekan bola mata akan pecah dan menyebabkan buta permanen.

Gejalanya gonoblenorrhoe adalah mata bayi bengkak, bernanah, dan tidak dapat membuka. Jika tak langsung ditangani, dalam waktu 3 minggu bola mata akan pecah dan menyebabkan buta permanen.

8. Gangguan lensa mata

Penyakit gangguan penglihatan lainnya adalah gangguan lensa mata. Penyakit yang menyerang gangguan penglihatan ini ada beragam jenis, di antaranya:

  • Miopi (tidak dapat melihat dengan jelas objek yang berada jauh),
  • Hiperopi (tidak dapat melihat dengan jelas objek yang berada dalam jarak dekat),
  • Presbiopi (kelainan fisik pada lensa mata yang menyebabkan kesulitan melihat dalam jarak dekat),
  • Astigmatisma (penglihatan kabur baik dalam jarak jauh maupun dalam jarak dekat),
  • Amblyopia (pusat penglihatan pada salah satu mata tidak berkembang baik),
  • Strabismus (mata juling),
  • Silindris (fokus benda yang dilihat terpecah menjadi dua bayangan)

9. Iridosiklitis

Penyebab iridosiklitis berasal dari gigi yang berlubang. Pada awalnya, penyakit gangguan penglihatan ini ditandai dengan mata merah, namun tanpa kotoran. Oleh karena itu, banyak yang menyepelekan gangguan mata ini.

Selanjutnya, disertai juga dengan nyeri dan penglihatan agak terganggu karena ada bintik-bintik hitam yang beterbangan. Banyak yang menganggap penyakit ini biasa dan hanya diobati dengan obat-obat yang dijual bebas.

10. Infeksi mata

Infeksi mata banyak jenisnya, paling sering infeksi pada selaput lendir putih mata dan kelopak mata (conjunctivitis) atau dikenal sebagai penyakit mata merah. Ada juga yang disebut Belekan, yaitu disebabkan oleh infeksi virus, terkadang disertai infeksi bakteri.

Penyakit mata ini membuat mata menjadi merah, bengkak, dan nyeri serta memproduksi kotoran mata menjadi banyak. Gejala belekan biasanya membuat bulu mata saling menempel dan sulit dibuka pada waktu bangun tidur karena terlalu banyak kotoran yang lengket di bulu mata.

Gangguan mata yang satu ini biasa menyerang anak-anak dan sangat menular, penyakit infeksi lainnya yaitu Bintitan yang disebabkan karena adanya infeksi bakteri pada kelenjar di dasar bulu mata dan termasuk penyakit mata ringan. Umumnya akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu satu minggu setelah nanah keluar.

11. Katarak

Katarak adalah sejenis kerusakan mata atau gangguan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun, lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusinya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total dan menghalangi jalan cahaya.

Penderita gangguan mata katarak akan mengalami pengelihatan yang buram, ketajaman pengelihatan berkurang, sensitivitas kontras juga hilang. Ini menyebabkan kontur, warna bayangan, dan visi kurang jelas karena cahaya tersebar oleh katarak ke mata.

Tes sensitivitas kontras harus dilakukan dan jika kekurangan sensitivitas kontras terlihat makan dianjurkan untuk konsultasi dengan spesialis mata untuk memeriksakan gangguan mata yang tengah dialami.

11 Jenis Penyakit Mata dan Penyebabnya

Contoh Widget

Ini adalah contoh widget untuk menunjukkan bagaimana sidebar Kiri tampil. Anda dapat menambahkan widget kustom dari layar widget. Jika widget kustom ditambahkan makan yang ini akan ditimpa.