Cara Mendiagnosa Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Bagian Bawah

By | 07/08/2019

Cara Mendiagnosa Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Bagian Bawah

Infeksi saluran pernapasan bagian bawah tidak mudah untuk dideteksi. Karena ketika infeksi masih tergolong ringan, gejala yang ditimbulkan hanya seperti penyakit umum, seperti batuk-batuk dan sakit tenggorokan. Dengan kata lain, biasanya orang mulai mendeteksi infeksi ini ketika sudah cukup parah, seperti gangguan pernapasan, batuk berkepanjangan, demam, ataupun sakit pada bagian dada.

Oleh karena itu, melakukan tindak lanjut ketika gejala infeksi saluran pernapasan bagian bawah masih tergolong rendah sangatlah penting. Sehingga jika kalian memiliki gejala-gejala dari infeksi saluran pernapasan bagian bawah yang masih ringan, sebaiknya langsung ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Seorang dokter biasanya akan mendiagnosis infeksi saluran pernafasan bagian bawah dalam pemeriksaan dan setelah mendiskusikan gejala kepada penderita. Dalam pemeriksaan, biasanya dokter akan menggunakan stetoskop untuk mendengarkan napas penderita. Sedangkan untuk membantu diagnosa, dokter dapat meminta pasien untuk melakukan pemeriksaan berupa:

  • Oksimetri pembuluh nadi untuk menetahui berapa banyak kadar oksigen dalam darah
  • Menggunakan sinar-X bagian dada untuk memeriksa pneumonia
  • Tes darah untuk memeriksa bakteri maupun virus
  • Sampel lendir juga untuk mengetahui bakteri dan virus

Pengobatan

Beberapa infeksi saluran pernapasan bagian bawah yang tergolong ringan memang dapat hilang tanpa perlu melakukan perawatan. Orang dapat mengobati infeksi virus yang tidak terlalu parah ini di rumah dengan cara:

  • Obat batuk dan demam yang diperjualbelikan secara bebas.
  • Banyak istirahat
  • Minum banyak air

Dalam kasus lain, dokter mungkin akan meresepkan cara pengobatan tambahan. Ini mungkin termasuk antibiotik untuk infeksi bakteri, atau perawatan pernapasan, seperti inhaler. Dalam beberapa kasus, seorang penderita mungkin perlu mengunjungi rumah sakit untuk menerima cairan infus, antibiotik, atau bantuan pernapasan.

Sedangkan anak-anak yang sangat muda dan bayi mungkin membutuhkan lebih banyak perawatan daripada anak-anak yang lebih tua atau orang dewasa yang sehat. Dokter sering memantau bayi secara khusus jika mereka memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi parah, seperti bayi prematur atau bayi dengan kelainan jantung bawaan. Dalam kasus ini, dokter mungkin lebih suka merekomendasikan rawat inap. Dokter juga dapat merekomendasikan perawatan serupa untuk orang berusia 65 tahun ke atas atau orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah.

Waktu Pemulihan

Waktu pemulihan untuk infeksi saluran pernapasan bagian bawah dari setiap orang akan sangat bervariasi. Menurut American Lung Association, seorang dewasa muda yang sehat dapat pulih dari infeksi saluran pernapasan bawah, seperti pneumonia, dalam waktu sekitar 1 minggu. Untuk orang dewasa yang lebih tua, mungkin diperlukan beberapa minggu untuk pulih sepenuhnya.

Pencegahan

Terdapat beberapa cara yang bisa diambil seseorang untuk dapat menghindari infeksi saluran pencernaan bagian bawah, diantaranya yaitu:

  • Sering mencuci tangan
  • Menghindari menyentuh wajah dengan tangan yang belum dicuci
  • Menjauhi orang yang memiliki gejala infeksi pernapasan
  • Membersihkan dan mendisinfeksi permukaan secara teratur
  • Mendapatkan vaksin, seperti vaksin pneumokokus dan vaksin MMR
  • Mendapatkan suntikan kekebalan flu setiap tahun
  • Menghindari penyebab iritasi yang diketahui, seperti bahan kimia, asap, dan tembakau