Category Archives: Diagnosa & Pencegahan

Diagnosa, Pengobatan, dan Pencegahan Alzheimer

Melakukan diagnosa alzheimer tidak mudah, karena alzheimer menyerang jaringan otak. Namun untuk mengetahui kemungkinan dari munculnya penyakit alzheimer, dokter biasanya akan mengajukan sejumlah pertanyaan seputar gejala yang dialami, penyakit yang diderita oleh anggota keluarga lain, obat yang dikonsumsi, serta gaya hidup. Setelah mengajukan pertanyaan, dokter akan melakukan pemeriksaan saraf dan mental. Pemeriksaan dilakukan mencakup tes… Read More »

Pengobatan Medis Penderita Lemak Hati

Penimbunan lemak hati selalu menjadi salah satu gangguan hati yang pada awalnya tidak dapat terdeteksi. Sehingga seseorang hanya akan menyadari gangguan fungsi hati setelah ini ketika sudah berumur 40 – 60 tahun. Diagnosa sederhana terhadap penimbunan lemak ialah tanda-tanda atau gejala penyakit yang muncul, gaya hidup, serta informasi riwayat penyakit penderita. Berikutnya, dokter akan meminta… Read More »

Diagnosa, Pengobatan, dan Pencegahan Hepatitis C

Diagnosa penyakit hepatitis C akan dilakukan melalui tes darah, mencakup: Tes antibodi hepatitis C Tes ini dilakukan untuk mendeteksi antibodi (kekebalan tubuh) yang dihasilkan tubuh untuk melawan virus. Bila positif, perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan apakah penyakit hepatitis C menjadi kronis atau tidak. Pemeriksaan antibodi hepatitis C akan tetap positif walaupun seseorang sudah sembuh… Read More »

Langkah Diagnosa & Pengobatan Penderita Hepatitis B

Proses diagnosis terhadap infeksi hepatitis B akan dilakukan melalui tes darah. Rangkaian tes tersebut mencakup tes antigen dan antibodi hepatitis B. Ada tiga jenis pemeriksaan antigen dan antibodi untuk hepatitis B, yakni: Hepatitis B surface antigen (HbsAg). Tes ini dilakukan untuk menilai penularan virus hepatitis B. Hasil tes negatif (-) berarti tidak ada virus hepatitis B… Read More »

Langkah Pengobatan Untuk Penderita Hepatitis A

Terdapat banyak jenis penyakit yang akan muncul sebagai akibat dari gangguan fungsi hati. Karena itu sebelum melakukan pengobatan terhadap pasien yang diduga menderita infeksi hepatitis A, biasanya dokter akan melakukan sejumlah diagnosa terlebih dahulu, dimulai dari gejala-gejala yang sudah dialami, serta kemungkinan terjadinya penularan virus karena memiliki lingkungan yang terjangkit infeksi hepatitis A. Secara fisik,… Read More »

Cara Mendeteksi Sirosis dan Cara Pengobatannya

Sirosis adalah salah satu penyakit hati yang berbahaya. Pada sironis tahap awal, hampir tidak ada ciri-ciri ataupun gejala yang ditimbulkan dari kelainan hati sirois. Sehingga ketika pasien mulai merasakan gejala-gejala, berarti penyakit sironis yang dideritanya sudah cukup parah dan harus dilakukan tindakan medis secepatnya. Bagi pasien yang baru saja muncul gejala, diagnosa penyakit akan dilakukan… Read More »

Diagnosa dan Bentuk Pengobatan Penderia Kolestasis

Sama seperti tes yang dilakukan pada penderita penyakit kuning, diagnosa penyakit kolestasis juga dilakukan melalui tes darah dan tes bilirubin. Jika penyakit bilirubin sudah terlalu lama atau terlanjur parah, dokter juga akan melakukan sejumlah pemeriksaan lebih lanjut, seperti USG, MRI, maupun CT scan organ hati dan kantung empedu. Cara Mengobati Kolestasis Setelah diagnosis kolestasis dan… Read More »

Langkah Medis Bagi Penderita Penyakit Kuning

Diagnosa terhadap penderita penyakit kuning akan diberikan setelah dokter melakukan pemeriksaan kadar bilirubin yang terdapat dalam darah. Terdapat beberapa sampel yang akan digunakan dalam penelitian, yaitu: Tes darah. Tes darah dilakukan untuk mengukur kadar zat (enzim dan protein) yang dihasilkan oleh organ hati. Melalui tes darah, dokter juga dapat mengetahui adanya infeksi (seperti malaria atau… Read More »

Diagnosa Obesitas dan Cara Pengobatannya

Hanya dengan melakukan pemeriksaan fisik, sebenarya dokter sudah bisa memperkirakan bahwa seseorang menderita penyakit obesitas, normal, ataukah hanya memiliki kelebihan berat badan (overweight). Pemeriksaan fisik tersebut mencakup pengukuran tinggi badan, berat badang, suhu tubuh, detak jantung, serta tekanan darah. Sedangkan untuk memastikan belum terjadinya komplikasi atas penyakit obesitas, biasanya dokter juga melakukan pemeriksaan organ yang… Read More »

Diagnosa dan Penanganan Penderita Asam Urat

Melakukan diagnosa penyakit asam urat dapat dilakukan melalui beberapa cara, seperti menanyakan riwayat penyakit penderita, gejala-gejala yang muncul, serta melakukan tes fisik, terutama pada bagian sendi yang sakit. Hal ini diperlukan untuk memastikan apakah sakit yang diderita pasien disebabkan oleh penyakit asam urat atau bukan. Sebagai informasi pendukung, biasanya dokter juga akan melakukan pemeriksaan tambahan… Read More »