Defisini, Gejala, dan Penyebab Sirosis

By | 09/08/2019

Defisini, Gejala, dan Penyebab Sirosis

Sirosis atau Cirrhosis adalah kerusakan organ hati yang berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Bagi orang yang menderita sirosis, cedera pada organ hati akan meninggalkan bekas luka seperti jaringan parut pada dinding luar, dan mengakibatkan hati tidak dapat bekerja dengan normal. Jika kerusakan tersebut terus berlanjut tanpa ada tindakan, maka akan mengganggu fungsi hati. Dalam beberapa kasuspun, banyak penderita yang mengalami gagal hati dan akhirnya meninggal.

Gejala-Gejala Sirosis

Pada tahap awal, sirosis tidak menimbulkan gejala apapun. Hal ini karena masih banyak sel hati yang berfungsi normal, meskipun ada yang rusak. Namun seiring bertambahnya kerusakan hati, penderita akan mengalami gejala berikut:

  • Lemas
  • Perut kembung
  • Nyeri perut
  • Mual dan muntah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Berat badan menurun
  • Telapak tangan memerah
  • Muncul tanda seperti sarang laba-laba di kulit

Bila sirosis semakin parah, penderitanya dapat mengeluhkan gejala berupa:

  • Perut membesar (asites)
  • Mudah memar
  • Peyakit kuning dan gatal-gatal
  • BAB berdarah (melena) dan muntah darah
  • Bicara kacau dan hilang kesadaran

Selain gejala di atas, sirosis juga dapat menyebabkan terhentinya menstruasi pada wanita. Sedangkan pada pria, sirosis bisa menyebabkan penurunan gairah seks, payudara membesar (ginekomastia), dan penyusutan ukuran testis.

Penyebab Sirosis Hati

Sirosis disebabkan oleh penyakit liver yang terjadi dalam jangka panjang (kronis). Seseorang dapat menderita sirosis akibat satu atau beberapa kondisi di bawah ini:

  • Menderita infeksi hepatitis B dan hepatitis C.
  • Berat badan berlebih.
  • Perlemakan hati.
  • Kecanduan alkohol.
  • Penyakit hepatitis autoimun.
  • Penumpukan zat besi di dalam tubuh.
  • Penumpukan logam tembaga di organ hati.
  • Penyakit cystic fibrosis.
  • Penyumbatan atau kerusakan pada saluran empedu.
  • Infeksi, misalnya sifilis dan brucellosis.
  • Efek samping obat, seperti isoniazid dan methotrexate.

Komplikasi Sirosis

Sirosis dapat menimbulkan sejumlah kondisi berikut:

  • Pembengkakan organ limpa (splenomegali)
  • Infeksi rongga perut akibat penumpukan cairan di dalam rongga perut (peritonitis)
  • Malnutrisi
  • Gangguan otak
  • Patah tulang
  • Kanker hati
  • Gagal hati

Baca Juga : Cara Mendeteksi Sirosis dan Cara Pengobatannya