Diagnosa dan Bentuk Pengobatan Penderia Kolestasis

By | 09/08/2019

Diagnosa dan Bentuk Pengobatan Penderia Kolestasis

Sama seperti tes yang dilakukan pada penderita penyakit kuning, diagnosa penyakit kolestasis juga dilakukan melalui tes darah dan tes bilirubin. Jika penyakit bilirubin sudah terlalu lama atau terlanjur parah, dokter juga akan melakukan sejumlah pemeriksaan lebih lanjut, seperti USG, MRI, maupun CT scan organ hati dan kantung empedu.

Cara Mengobati Kolestasis

Setelah diagnosis kolestasis dan faktor penyebabnya berhasil diketahui, maka dokter memberikan pengobatan berdasarkan pada penyebab timbulnya penyakit kolestasis, diantaranya adalah:

  • Kolestasis karena efek samping obat-obatan. jika penyebab kolestasis disebabkan karena efek samping obat-obatan, maka dokter biasanya akan menyarankan untuk menghentikan pengobatan untuk sementara waktu.
  • Kolestasis karena penyakit tertentu. Penyakit yang dapat menimbulkan kolestasis diantaranya adalah batu empedu dan tumor. Dalam kondisi tersebut, dokter dapat memberikan pengobatan berupa obat-obatan ataupun tindakan operasi.
  • Kolestasis yang disebabkan oleh kehamilan, gejala yang muncul biasanya dalam bentuk gatal-gatal. Pengobatan kolestasis ini akan dilakukan hanya dengan memberikan obat pereda gatal.

Untuk mencegah penyakit kolestasis, dapat dilakukan dengan cara memberikan vaksin hepatitis. Untuk membantu menghindari terjadinya kolestasis, kalian juga harus menjauhi makanan ataupun minuman yang membuat organ hati bekerja lebih keras, seperi minuman beralkohol.