Diagnosis Terhadap Kanker Trakea, Bronkus, dan Paru-Paru, Serta Cara Pengobatannya

By | 07/08/2019

Diagnosis Terhadap Kanker Trakea, Bronkus, dan Paru-Paru, Serta Cara Pengobatannya

Diagnosa yang diberikan terhadap kanker trakea, bronkus, dan paru-paru dilakukan berdasarkan gejala yang dialami pasien, serta pemeriksaan fisik dari penderitanya. Termasuk mendengarkan pernapasan, untuk melihat apakah mungkin ada tumor di dada pasien. Selain itu, diagnosa juga akan didukung oleh informasi riwayat kesehatan pasien, seperti kebiasaan merokok ataupun lingkungan sekitar pasien.

Untuk mendukung hasil diagnosa yang diambil dokter, biasanya mereka akan menjalankan sejumlah tes. Tes mungkin hanya berupa tes pencitraan (spiral CT scan, PET scan) untuk melihat trakea, bronkus, dan paru-paru, atau tes laboratorium yang disebut sitologi dahak untuk mengidentifikasi tumor. Tes pencitraan akan menunjukkan dengan foto apakah Anda memiliki tumor, sementara sitologi dahak akan memeriksa sampel lendir batuk dari trakea, bronkus, dan paru-paru yang memiliki sel-sel kanker. Anda dapat meminta dokter untuk menjelaskan hasil tes ini kepada Anda jika Anda tidak tahu bagaimana membaca hasil tes.

Untuk hasil yang paling akurat, dokter mungkin meminta biopsi. Biopsi berarti dokter akan mengambil sampel kecil jaringan trakea, bronkus, dan paru-paru untuk dilihat di bawah mikroskop apakah memiliki sel-sel kanker. Ada beberapa metode untuk memperoleh sampel:

  • Bronkoskopi. Menggunakan tabung tipis melalui mulut atau hidung ke trakea, bronkus, dan paru-paru untuk mengambil sampel.
  • Aspirasi jarum. Memasukkan jarum kecil melalui kulit ke dada Anda untuk mengambil sampel sel kecil. Dokter Anda akan membuat Anda mati rasa pada daerah dada sebelumnya sehingga tidak menyebabkan sakit.
  • Thoracentesis. Juga menggunakan jarum, tapi bukan mengambil sel-sel dari trakea, bronkus, dan paru-paru Anda, dokter akan mengambil cairan yang mengelilingi trakea, bronkus, dan paru-paru untuk memeriksa apakah ada sel-sel kanker.
  • Torakotomi. Ini adalah operasi besar untuk mendiagnosis kanker trakea, bronkus, dan paru-paru, sering hanya digunakan bila tidak ada metode diagnosis lain dan pengobatan yang bekerja.

Obat & Pengobatan

Kanker trakea, bronkus, dan paru-paru diobati dengan beberapa cara, tergantung pada jenis kanker trakea, bronkus, dan paru-paru dan seberapa jauh kanker telah menyebar. Orang-orang dengan kanker paru non-sel kecil dapat diobati dengan pembedahan, kemoterapi, terapi radiasi, terapi target, atau kombinasi dari perawatan ini. Orang-orang dengan kanker trakea, bronkus, dan paru-paru sel kecil biasanya diobati dengan terapi radiasi dan kemoterapi.

  • Operasi. Dokter mengangkat jaringan kanker melalui prosedur operasi.
  • Kemoterapi. Menggunakan obat-obatan khusus untuk mengecilkan atau membunuh kanker. Obat-obatan bisa berupa pil yang dapat Anda minum atau obat-obatan yang diberikan dalam pembuluh darah Anda, atau kadang-kadang keduanya.
  • Terapi radiasi. Menggunakan sinar berenergi tinggi (mirip dengan sinar-X) untuk membunuh kanker.
  • Terapi target. Menggunakan obat untuk memblokir pertumbuhan dan penyebaran sel kanker. Obat-obatan bisa berupa pil atau obat-obatan yang diberikan dalam pembuluh darah Anda.

Pengobatan yang tepat untuk Anda tergantung terutama pada jenis dan stadium kanker trakea, bronkus, dan paru-paru. Anda mungkin menerima lebih dari satu jenis pengobatan.

Cara pengobatan di rumah

1. Berhenti merokok segera

Hal pertama yang harus Anda lakukan setelah mendapatkan diagnosis kanker trakea, bronkus, dan paru-paru adalah menyingkirkan rokok. Berhenti merokok segera. Jika Anda memiliki kanker trakea, bronkus, dan paru-paru karena Anda adalah perokok pasif, Anda harus berbicara dengan orang yang merokok dan memberi tahu mereka untuk berhenti demi Anda dan mereka juga. Jika Anda terkena racun dari pekerjaan, bicaralah dengan manajer atau atasan Anda tentang kondisi ini untuk membuat penyesuaian untuk diri sendiri, dan memastikan bahwa tidak ada orang lain yang sakit karena hal yang sama.

2. Mengelola nyeri

Mengelola nyeri adalah bagian paling penting dari manajemen kanker trakea, bronkus, dan paru-paru. Anda mungkin akan diberi obat untuk mengatasi rasa sakit. Bila Anda menggunakan obat-obatan, Anda perlu menggunakannya sesegera mungkin saat nyeri muncul. Anda dapat meminta dokter Anda untuk terapi mengobati sakit kanker trakea, bronkus, dan paru-paru dan metode perawatan diri untuk mengontrol rasa sakit. Anda harus ingat bahwa Anda bisa mengontrol rasa sakit atau bahkan membuatnya hilang.

Perawatan nyeri lainnya yang dapat membantu:

  • Teknik relaksasi
  • Biofeedback
  • Terapi fisik
  • Kompres hangat dan atau dingin
  • Olahraga dan pijat

Selain itu, dukungan dari keluarga, teman, dan support group dapat membantu mental Anda untuk mengatasi rasa sakit setelah pengobatan kanker.

3. Mengatasi sesak napas

Anda menggunakan trakea, bronkus, dan paru-paru Anda untuk bernapas. Oleh karena itu, jelas bahwa Anda akan menghadapi kesulitan bernapas ketika Anda memiliki kanker trakea, bronkus, dan paru-paru. Ada beberapa metode yang dapat Anda gunakan untuk mengelola sesak napas:

  • Teknik pernapasan. Teknik ini dirancang untuk membantu napas Anda dengan mudah dan digunakan untuk banyak orang yang memiliki sesak napas, tidak hanya dari kanker trakea, bronkus, dan paru-paru. Teknik ini juga dapat menenangkan Anda dan membantu Anda santai.
  • Terapi oksigen. Menghirup oksigen murni dapat memastikan bahwa trakea, bronkus, dan paru-paru Anda tidak perlu bekerja keras untuk memasok oksigen untuk darah. Dengan demikian, dapat menenangkan pernapasan Anda.
  • Mengelola cairan di sekitar trakea, bronkus, dan paru-paru. Cairan di sekitar trakea, bronkus, dan paru-paru mungkin menekan trakea, bronkus, dan paru-paru dan membuat Anda sulit bernapas. Dalam kasus ini, cairan dialirkan keluar untuk membantu Anda bernapas lebih mudah.

4. Gaya hidup sehat

Tidak peduli berapa usia Anda atau jika Anda memiliki penyakit atau tidak, olahraga dan diet yang sehat akan selalu menjadi landasan untuk tubuh yang sehat. Cobalah untuk berolahraga sebanyak yang Anda bisa, tapi jangan berlebihan. Mempelajari cara untuk mengontrol pernapasan Anda selama olahraga merupakan hal yang penting bagi pasien dengan kanker trakea, bronkus, dan paru-paru.