Gejala dan Penyebab Infeksi Pernapasan Bagian Bawah

By | 06/08/2019

Infeksi Saluran Pernapasan Bagian Bawah | Penyebab dan Cara Pengobatannya

Pada dasarnya, infeksi saluran pernapasan terbagi menjadi 2 yaitu infeksi saluran pernapasan bagian atas (upper respiratory tract infection) dan infeksi saluran pernapasan bagian bawah (lower respiratory tract infection). Infeksi yang sering terjadi pada bagian atas diataranya adalah flu, sinus, amandel, dan radang tenggorokan. Sedangkan infeksi pada bagian bawah meliputi bronkitis, pneumonia, bronkiolitis, TBC.

Secara umum, infeksi saluran pernapasan bagian atas lebih mudah dideteksi sehingga tindak pencegahan dapat segera dilakukan. Namun, berbeda dengan infeksi saluran pernapasan bagian bawah. Inilah yang menyebabkan tingkat kematian yang disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan bagian bawah tergolong tinggi. Berdasarkan data kematian WHO pada tahun 2016 lalu, jumlah kematian akibat penyakit ini sudah mencapai 2.96 juta orang dan menduduki peringkat ke-4 dari 10 penyakit paling mematikan di dunia.

Baca Juga : 10 Penyakit yang Menjadi Penyebab Utama Meningkatnya Angka Kematian di Dunia

Gejala Infeksi Saluran Pernapasan Bagian Bawah

Gejala infeksi saluran pernapasan bagian bawah bervariasi dan tergantung pada tingkat keparahan infeksi. Infeksi yang tidak terlalu parah dapat memiliki gejala yang mirip dengan flu biasa, termasuk:

  • Hidung tersumbat atau pilek
  • Batuk kering
  • Demam rendah
  • Sakit tenggorokan ringan
  • Sakit kepala

Sedangkan pada gejalan infeksi yang lebih parah, gejala yang muncul diantaranya adalah:

  • Batuk parah yang bisa menghasilkan dahak
  • Demam
  • Sulit bernafas
  • Rona biru pada kulit
  • Pernapasan lebih cepat
  • Sakit pada bagian dada
  • Bersin

Penyebab dan Faktor Risiko

Infeksi pada saluran pernapasan bagian bawah terutama disebabkan oleh:

  • Virus, seperti flu atau respiratory syncytial virus (RSV)
  • Bakteri, seperti Streptococcus atau Staphylococcus aureus
  • Infeksi jamur
  • Mikoplasma, yang bukan virus atau bakteri tetapi merupakan organisme kecil dengan karakteristik keduanya

Dalam beberapa kasus, zat-zat yang berada lingkungan sekitar dapat mengiritasikan atau menyebabkan peradangan di saluran udara atau paru-paru, yang dapat menyebabkan infeksi. Ini termasuk:

  • Asap tembakau
  • Debu
  • Bahan kimia
  • Uap dan asap
  • Alergi
  • Polusi udara

Faktor-faktor risiko yang membuat seseorang lebih mungkin untuk mengembangkan infeksi saluran pernapasan yang lebih rendah termasuk:

  • Pilek atau flu yang terakhir terjadi
  • Sistem kekebalan yang melemah
  • Berusia lebih dari 65 tahun
  • Berusia di bawah 5 tahun
  • Baru saja melakukan operasi

Komplikasi

Sebagian besar infeksi saluran pernapasan bagian bawah tidak menjadi komplikasi. Namun, ketika komplikasi terjadi, maka bisa menjadi sangat serius. Komplikasi infeksi saluran pernapasan bagian bawah dapat meliputi:

  • Gagal jantung kongestif
  • Kegagalan sistem pernapasan
  • Pernapasan Tertahan
  • Infeksi darah yang dapat menyebabkan kerusakan organ
  • Abses paru-paru

Baca Juga : Cara Mendiagnosa Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Bagian Bawah