Teh Putih, Salah Satu Jenis Teh yang Paling Jarang Dikonsumsi

By | 08/08/2019

Teh Putih, Salah Satu Jenis Teh yang Paling Jarang Dikonsumsi

Teh putih atau white tea adalah salah satu jenis teh yang dihasilkan oleh tanaman teh (camellia sinesis) yang masih muda. Karena masih muda, bagian yang biasa digunakan adalah pucuk daun yang belum mekar atau masih menguncup. Daun yang sudah dipetik akan segera dikeringkan dengan menggunakan sinar matahari.

Biasanya, orang lebih banyak mengonsumsi teh hijau ketimbang dengan teh putih. Hal ini dikarenakan teh putih memiliki harga lebih tinggi dibandingkan dengan teh hijau. Perbedaan harga tersebut disebabkan oleh proses pengolahan teh putih yang lebih rumit dibandingkan dengan teh hijau.

Selain itu, kandungan antioksidan dari teh putih juga tiga kali lebih banyak daripada teh hijau. Dengan kandungan yang terdapat di dalamnya, teh putih berpotensi memberikan lebih banyak manfaat bagi kesehatan.

Beragam Manfaat Teh Putih bagi Kesehatan

Menurut penelitian, teh putih bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung, penuaan pada kulit, menurunkan berat badan, dan lain sebagainya. Agar lebih jelas, Anda bisa menyimak ulasan di bawah ini:

1. Mencegah obesitas
Teh putih dipercaya memiliki efek anti-obesitas. Penelitian mengungkapkan bahwa ekstrak teh putih bisa membantu menghancurkan lemak dan menghambat pertumbuhan sel-sel lemak baru di dalam tubuh.

2. Melindungi kulit dari sinar ultraviolet
Manfaat teh putih tidak hanya bisa dirasakan dengan cara diminum, tapi juga dioleskan di permukaan kulit. Dengan cara ini, teh putih bisa memperkuat sel kulit sekaligus melindunginya dari sengatan sinar ultraviolet yang berbahaya.

3. Mengurangi risiko gangguan jantung
Teh putih mengandung flavonoid yang baik untuk jantung dan membantu memperlebar pembuluh darah arteri. Selain itu, teh putih juga mampu mengencerkan darah, menurunkan tekanan darah, serta menurunkan kolesterol.

4. Memerangi kuman dan mencegah infeksi
Teh putih dapat memerangi kuman, mencegah infeksi, bahkan mampu menghancurkan organisme penyebab penyakit. Teh putih juga terbukti mampu memerangi kuman lebih signifikan dibandingkan dengan teh hijau.

5. Melindungi gigi dari bakteri
Teh putih mengandung fluoride, tanin, dan flavonoid. Kandungan substansi alami fluoride pada teh jenis ini mencapai 34 persen, sehingga membuat teh putih efektif untuk mengurangi karies gigi yang biasanya muncul karena pengaruh sisa-sisa makanan dan bakteri.

6. Memperbaiki sel-sel yang rusak
Teh putih mengandung antioksidan yang dapat melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Teh putih juga sangat efektif untuk mengurangi peradangan pada kulit akibat radikal bebas.

7. Melawan sel-sel kanker
Kandungan antioksidan di dalam teh putih juga mampu membunuh dan menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker tertentu di dalam tubuh, misalnya kanker paru-paru dan kanker kolon.

Manfaat teh putih memang sangat beragam. Agar tubuh tetap sehat, imbangi konsumsi teh putih dengan makanan yang sehat dan bergizi, serta berolahraga secara teratur. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus, sebaiknya konsultasi ke dokter mengenai porsi teh putih yang sesuai.